Celomet

Cinta Tanah Air Adalah Sebagian dari Jihad

Orang-orang terdahulu, jihad melawan penjajah dengan mengangkat senjata serta mengorbankan diri dan harta benda demi mengusir penjajah. Berbeda ketika kemerdekaan sudah didapatkan, jihad mengangkat senjata tidak lagi begitu penting dilakukan. Jihad sekarang yang harus dilakukan oleh generasi penerus adalah dengan mencintai tanah air. Mencintai tanah air menjadi wujud perjuangan orang sekarang.

Mencintai tanah air bukan hanya sebatas pada lagu yang tiap hari Senin dinyanyikan saat upacara. Bukti cinta tanah air juga tidak sebatas perkataan “saya cinta Indonesia”, melainkan harus dibuktikan dengan perbuatan bagaimana memberikan terbaik untuk Indonesia. Bukan sebaliknya, mengambil apa yang dimiliki oleh Indonesia untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Korupsi misalnya, atau mengambil kekayaan alam sebanyak-banyaknya untuk memperkaya dirinya sendiri menjadi bentuk pengkhianatan terhadap cinta terhadap negara. Ia mengkhianati para pejuang pahlawan terdahulu yang telah mengusir penjajah untuk merampas kekayaan kita. Apabila saat ini ada seseorang mengekploitasi kekayaan alam dan tidak memberikan efek positif sama sekali terhadap negara maka apa perbedaannya dia dengan penjajah terdahulu?

Saat ini sering kita temukan di muka publik, mengatasnamakan rakyat tapi saling menyerang tokoh satu dengan tokoh lainnya. Ada yang mengatasnamakan cinta Indonesia, tapi tidak sadar sedang membuat gaduh suasana. Ada pula yang mengatakan berkontribusi untuk Indonesia, tapi tidak sadar keegoisannya dapat merampas hak orang lain.

Beberapa waktu lalu, kita masih ingat ada sekelompok yang ingin memaksakan ideologinya untuk diterapkan di Indonesia, yaitu khilafah. Namun mereka tidak menyadari bahwa gagasan mereka dapat merampas hak orang lain. Karena yang dipakai adalah hukum salah satu agama, sedangkan Indonesia terdiri dari berbagai agama, pulau, suku, bahasa dan kebudayaan.

Langkah generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan para orang terdahulu yang belum selesai. Pembahasan mengenai hubungan antar agama dan negara sudah final oleh para pendiri bangsa ini, yaitu dengan menyepakati dengan adanya Pancasila. Pancasila menjadi bukti pemersatu dan menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan.

Jihad Cinta Tanah Air

Jihad masa kini yang bisa dilakukan oleh generasi penerus adalah dengan memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di Indonesia. Indonesia membutuhkan solusi, khususnya pemuda yang bisa berkontribusi atau memberikan solusi atas permasalahan yang ada. Bukan sebaliknya, menjadi orang yang meributi atas semua hal yang ada di Indonesia, misalnya menyebar hoax, melakukan provokasi agar tercipta perpecahan dan melakukan perusakan untuk kepentingan pribadi.

Cinta tanah air adalah sebagian dari iman menjadi salah satu landasan, bagaimana kita harus mencintai tanah air. Cinta tanah air menjadi salah satu hal yang terpenting dalam agama. Tanpa adanya tanah air atau negara, agama tidak bisa berjalan dengan lancar. Agama dan negara saling berhubungan. Nilai-nilai dalam agama menjadi landasan untuk menjalankan sebuah pemerintahan dalam sebuah negara.

Bagi orang terdahulu, mencintai tanah air adalah dengan melawan penjajah. Mengangkat senjata menjadi kewajiban untuk mempertahankan tanah air agar tidak dirampas dan harga kemanusiaan tidak direndahkan oleh penjajah. Bahkan mereka rela mengorbankan harta benda sampai nyawa, demi mempertahankan NKRI agar tidak terus-menerus dijajah oleh bangsa lain.

Namun, zaman sudah berbeda dengan kondisi orang terdahulu. Jihad mencintai tanah air saat ini adalah dengan berkontribusi terhadap negara yang dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat. Memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat menjadi bukti terhadap cintanya seseorang terhadap negara ini. Misalnya aplikasi Go-Jek, menjadi salah satu contoh bagaimana seorang pemuda yang memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat. Ia memberikan ribuan lapangan pekerjaan dan memudahkan akses ojek di Indonesia.

Sepuluh pemuda yang dapat memberikan solusi terhadap permasalahan masyarakat tidak cukup kalau mereka hanya diam dan tanpa ada pengaplikasian. Apalagi kalau dibandingkan dengan orang-orang suka provokasi dan menyebar hoax, walaupun jumlahnya mereka sedikit tapi mereka lantang dalam bersuara. Seharusnya orang-orang baik di negara kita jangan hanya diam, bukan hanya banyak bicara melainkan banyak action untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.

*) Celomet ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi omahaksoro.com

Cinta Tanah Air Adalah Sebagian dari Jihad
Click to comment

Komentar

To Top