Ikan asin rasa asam manis

Jun 06, 2024

Minggu yang sepi. Ugh!kali ini adalah hari yang membosankan, sebenarnya hari ini adalah waktu buat ngedate nonton filmnya Laudya Cintya Bella film yang lagi booming’’ surga yang tak dirindukan’’ tentu saja bersama Doni pacarnya tapi harus ditunda. Hari ini adalah hari yang menyedihkan. Minggu ini Cuma di rumah aja dan bakalan seharian menonton fim kartun di tv rumah. Doni sendiri mengantar neneknya pulang ke desanya di Wonogiri sedangkan Papa dan Mama ikut arisan keluarga di Yogya. Bayangkan, dirtinggal seharian dirumah!Huh sebelnya. Sebenarnya sih enak, sebelum mama papa pergi ke Yogya udah ditinggali uang dua puluh ribuan buat makan. Duitnya mepet tapi cukuplah buat jatah makan sehari, walaupun begitu Mama udah memasak nasi putih tinggal beli lauknya.

Kring Kring….. ( tiba tiba hp berbunyi)
‘’Bangun say !sapa Doni cowok berambut ikal , tinggi danputih yang kini jadi soulmate Maya.
‘’Udah, nah sekarang bingung mo ngapain? Tanya Maya balik. Kebiasaan jelek sebenarnya, kalau libur begini , pasti bangun kesiangan.Emang setelah shalat shubuh , tapi Maya tidak langsung bangun, apalagi terus mandi dan gosok gigi. Maya memeilih berbaring di tempat tidur, melamunkan segala hal indah tentangnya dan tentu saja bersama Doni.
Tapi.. ntar sore jadi main khan? Tanya Maya lagi.
‘’Tentu saja , say’’. Ntar aku kabarin lagi. ‘’Udah dulu ya!pamit Doni menutup pembicaraan. Seusai bertelponan ria, Maya pun beranjak dari tempat tidurnya melangkahkan kaki ke kamar mandi sekedar cuci muka.Setelah itu, ia mulai sibuk mencari uang dua puluh ribu yang kata mmanya sudah dipersiapkan di meja makan .

‘’Waaduh, gawat duitnya hilang.’’Trus aku sarapan apa? Tanya Maya dalam hatinya sembari mengecek beberapa kali meja makan tersebut dan berharap uangnya diketemukan. Selang beberapa menit, akhirnya Maya menyerah dengan perut keroncongan seakan lagi berdemonstrasi.

Maya membula lemari pendinginnya, berharap masih ada sisa beberapa butir telur yang bisa ia masak untuk hari ini. Slash.. begitu terkejutnya Maya saat didapatinya hanya buntelan ikan asin dan beberapa cabai serta tomat saja.

Mo masak apa ya? Masak nasi goreng gak ada telurnya jadi bakal gak enak nih’’kata Maya ngomong sendiri.’’ Nggoreng ikan asin aja deh ntar ditambahi sambal’’celetuk ide maya.

‘’Tapi saat Maya sudah selesai mencuci ikan asin dan menggoreng , tiba tiba munthu yang buat nguleg sambel malah tidak ada.’’Begini nih, barang kalo lagi dibutuhin malah sembunyi. Mama…..please help me!teriak Maya. Maya pun bergegas menelpon mamanya.

‘’Hallo… ma!sapa Maya
‘’Iya, ada apa?tumben dah bangun’’kata Mama heran
‘’Duit dua puluh ribunya hilang, terus maya lagi nggoreng ikan asin’’.kata Maya jujur
‘’Ha… ha… ha… bagus itu. ‘’Anak mama harus belajar memasak sedini mungkin’’balas mama
‘’Tapi, munthunya gak ada Mah, trus Maya harus bikin sambel pakai apa?pakai tangan ? Tanya Maya agak sewot.
‘’Oh ya, kemaren munthunya pecah , Nak. Trus mama buang aja dan belum sempat beli lagi’’.Pakai blender juga bis’. Kata mama menyarankan.
‘’Duh ribet deh, ada ide lain gak , Ma? Tanya Maya
‘’Ya udah, bikin ikan asin asam manis aja’’ balas mama singkat
Gimana caranya?’’tanya Maya lagi.
‘’Bawang putih, bawang merah, ada bawang Bombay juga cabe , dan tomat dipotong trus ntar wajannya diberi minyak secukupnya abis itu masukkan bumbu bumbunya., Oh ya mama juga ada wokrtel bisa dipotong kecil kecil juga’’ jawab mama menerangkan.

‘’Lalu masukkan semua bumbu dan ikan asin, serta potongan wortel diaduk jadi satu ‘’, kata Mama lagi.
‘’Siap , Ma’’. Setelah itu percakapan teleponpun berhenti dan Maya siap memasak sesuai petunjuk mama tadi.
Maya mulai memotong bawang, brambang dan irisan wortel serta cabai dan kemdian memasukkannya ke wajan ditambah saus pedasnya
‘’Ternyata asyik juga ya’’. kata maya sembari menyetel music pop kesukaannya menemaninya di pagi itu.
‘’Nah, sudah selesai ikan asin asam manis ala chef Maya’’kata Maya bangga pada dirinya sendiri lalu sebelum ia makan menu special tersebut, ia hendak mengambil hpnya mengabadikan dalam poto dan menulis di wall satusnya.’’Ikan Asin asam manis Yummy lalu ditambahkan beberpa foto hasil jepretannya.Sembari melihat koment teman teman yang meledeknya, ia melanjutkan dengan menyantap Ikan asin tersebut.
‘’Hmm yummy juga masakanku’’. Puji Maya untuk dirinya sendiri.’’Besok . buat apalagi ya? tanyanya di dalam hatinya.
Kring kring…. ( tiba tiba telepon berbunyi )
‘’Sudah matang , Nak? Oh ya jangan lupa matikan kompornya’’. Kata Mama
‘’Sudah, Ma. Masakan Maya tak kalah jago lho dari Mama’’. Balas maya.
‘’Siip, lanjutkan, Nak.’’Besok, kita masak perkedel jagung ya!ajak Mama.

‘’Siap, ma’’. Jawab maya dan pembicaraan pun terhenti. Tak terasa sudah siang hari, ternyata memasak membutuhkan waktu yang tak sedikit. Mayapun menghabiskan hari itu dengan browsing menu makanan yang sekiranya bisa ia masak.
‘’Ibi berawal dari ikan asin asam manisku’’kata Maya berbisik pada setengah masakannya yang sengaja ia sisakan untuk sore nanti.

Penulis: Wimala dyah Intan